6 Pelajaran Bisnis dari Drama Itaewon Class

Pernah dengan Itaewon Class? Itu lho drama korea 16 episode yang ketenarannya melejit di Korea, bahkan di Indonesia. Bercerita tentang perjuangan anak muda bernama Park Sae Ro Yi untuk membangun bisnis di bidang kuliner.

Alur ceritanya yang menarik dan eksekusi yang baik, membuat drama ini mendapat rating tinggi dan dipuji-puji oleh banyak orang.

Dengan cerita yang kompleks, kita bisa mendapat banyak pelajaran berharga. Khususnya pelajaran tentang memulai bisnis, menghadapi tantangan bisnis, strategi pemasaran, menjalin kerjasama, dan lain-lain.

Berikut kami rangkum 6 pelajaran bisnis yang bisa Anda dapat dari drama Itaewon Class:
1. Ideologi bisnis sebagai fondasi
Membangun bisnis layaknya membangun gedung bertingkat. Hal utama yang harus disiapkan adalah fondasinya yang kokoh. Dalam bisnis, fondasi utama itu bisa berupa ideologi.

Dalam drama Itaewon Class, ideologi berbisnis mereka adalah manusia dan bagaimana membangun kepercayaan mereka.

2. Kualitas produk atau jasa
Karena dasar atau ideologi berbisnis adalah manusia dan kepercayaan, maka kualitas produk atau jasa adalah bahan bangunan yang paling penting. Di bisnis kuliner, kualitas suatu bisnis bisa diukur dari citarasa dan pelayanan.

3. Memiliki dan membangun tim terbaik
Untuk membangun sebuah bisnis dari bawah, Anda perlu menyiapkan tim terbaik untuk memenangkan pertandingan. Namun, tidak cukup dengan memilih kandidat atau SDM terbaik, Anda sebagai business owner harus bisa membangun tim dan membawa mereka jadi pribadi yang lebih baik.

4. Jalin Kerjasama dengan pihak lain
Bisnis Anda tidak bisa berkembang sendirian. Mungkin bisa, tapi perjalanannya akan lambat. Untuk mencapai perkembangan yang pesat, Anda perlu menjalin Kerjasama dengan pihak-pihak lain. Baik itu supplier yang terpercaya, hingga investor.

5. Siapkan strategi pemasaran
Pelajaran bisnis selanjutnya adalah menyiapkan strategi pemasaran. Bisnis tak akan berjalan tanpa penjualan. Untuk itu, strategi pemasaran harus selalu diupdate dan dievaluasi. Penting juga untuk memiliki strategi cadangan, apabila strategi utama tidak berjalan baik.

6. Gunakan teknologi
Saat ini, semua bisnis harus bisa memanfaatkan teknologi. Sebab ada banyak peluang jika kita mau belajar menggunakan teknologi. Salah satunya adalah dengan promosi di media sosial.

Promosi di media sosial akan sangat efektif, terlebih jika Anda bisa bekerjasama dengan influencer yang sesuai. Media sosial berguna untuk membangun brand, menjangkau audiens baru, dan meningkatkan penjualan.

 

Bagikan Artikel ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top
×