fbpx

Tips Memilih Influencer yang Cocok Untuk Bisnis

Indonesia memiliki ratusan juta pengguna media sosial. Media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter, Youtube, bahkan TikTok memiliki pengguna aktif yang sangat banyak.

Seiring berkembangnya zaman, media sosial tidak hanya digunakan sebagai media untuk berinteraksi dan bersosialisasi. Media sosial kini kerap menjadi media untuk mengembangkan bisnis dan melakukan strategi pemasaran.

Salah satu strategi pemasaran yang melibatkan media sosial adalah dengan membuat akun bisnis, membuat konten marketing untuk bisnis, sampai menjalin kerjasama dengan sejumlah influencer di media sosial.

Tujuan sebuah brand bekerjasama dengan influencer adalah untuk mendapat perhatian publik.
Influencer, selebgram, youtuber, dan lain-lain memiliki tempat di hati para audiensnya. Apapun yang dishare di media sosial mereka, akan mendapat banyak perhatian atau atensi. Atensi inilah yang diperlukan kita sebagai pemilik bisnis.

Namun, kita tidak bisa asal menjalin kerjasama dengan para influencer. Karena gak semua influencer itu cocok dengan brand kita.

Berikut beberapa tips memilih influencer yang tepat untuk bisnis kita:
1. Influencer yang membahas topik serupa
Cara yang pertama ialah memilih influencer dengan topik atau niche yang relevan dengan brand kita.
Contoh sederhananya, jika kita bisnis minuman kekinian seperti Xio Boba dan Same Story, maka kita harus memilih influencer anak muda yang suka food photography atau sering memberi review dan rekomendasi makanan/minuman di laman media sosialnya.

Dengan begitu, followers, fans, atau audiens influencer tersebut sesuai dengan target market kita, yaitu anak-anak muda yang suka jajan.

2. Jumlah Followers
Jumlah followers bisa menjadi patokan untuk menentukan budget endorse. Namun, jangan sampai kita sebagai business owner terkecoh dengan jumlah follower.
Kita harus cek dulu apakah itu real followers atau followers ‘fiktif’ (hasil beli followers). Kalau fiktif, tentu akan merugikan. Karena tidak ada interaksi di sana.

Kita sebagai business owner gak mau rugi dong. Kita ingin mendapatkan efek yang seimbang dengan budget yang kita keluarkan.

3. Lihat Engagement
Sederhananya, Engagement itu interaksi di media sosial. Dengan melihat Engagement, kita akan tahu seberapa jauh akun tersebut bisa menjangkau audiens.

Semakin besar jangkauannya dan semakin banyak interaksi yang ada, maka semakin baik. artinya, jika kita memasang iklan atau endorse dengan akun yang engagementnya besar, produk kita berpeluang dilihat lebih banyak orang.

Leave a Reply

Scroll to top
×

Hello!

Klik salah satu marketing kami dibawah ini untuk tersambung via whatsapp atau kirim email waralaba@doyanayam.com

× Hubungi Kami via Whatsapp