Promosikan Kontenmu Menggunakan Media Iklan Digital

Yuk mulai saat ini gunakan iklan digital untuk membantu promosi berbagai konten milik kamu

Kamu yang berprofesi sebagai digital marketer ataupun performance marketing specialist, tentu pernah berhadapan dengan situasi dimana konten – konten yang kamu unggah kurang mendapatkan engagement dan views yang baik.

Terutama ketika brand yang kamu kelola masih berada pada tahap awareness.

Hal ini tentu akan berpengaruh pada penjualan produk/jasa bisnis tersebut.

Lantas, bagaimana kamu bisa memperbaikinya?

Apakah ada cara lain untuk “mendorong” konten-konten tersebut agar semakin terlihat target audience?

2 Media Iklan Digital untuk Promosi Konten

Selain mendistribusikan konten secara organik, kamu pun juga dapat menyebarkan konten secara berbayar menggunakan iklan digital (digital ads).

Kamu bisa melakukannya melalui media sosial (InstagramFacebookTikTok), dan juga melalui search engine marketing seperti Google.

Berikut adalah beberapa cara menggunakannya. Yuk, let’s check this out!

  1. Instagram Boost

Bagaimana jika kamu hanya memiliki akun Instagram saja?

Tenang, kamu masih bisa menjalankan iklan digital untuk promosi konten kok.

Cukup pilih opsi “Boost post” pada unggahan yang kamu ingin promosikan.

Dan di sana kamu bisa atur goalaudiencebudget, dan durasi dari iklan yang akan kamu jalankan, sesuai kebutuhanmu.

Untuk melihat hasil dan kinerja iklanmu, kamu bisa cek opsi “View insights” di pojok kiri unggahan tersebut.

Semua bisa dilakukan hanya dari sebuah smartphone. Mudah, kan?

Tetapi, pastikan dulu sebelumnya bahwa akun Instagram milikmu sudah diubah menjadi akun Bisnis, ya.

  1. Instagram & Facebook Ads

Jika kamu memiliki akun Instagram/Facebook yang telah diverifikasi identitasnya, maka kamu bisa membuat iklan melalui Meta Business Suite (sebelumnya bernama Facebook Business Manager).

Sebelum itu, pastikan juga bahwa bisnis yang kamu kelola sudah memiliki akun bisnis Instagram dan Facebook Page.

Hal ini sebenarnya bersifat opsional, namun bisa mempermudah proses promosi bisnis nantinya.

Sesudah masuk ke dalam dashboard Meta Business Suite, buatlah business account untuk bisnis yang kamu kelola.

Biasanya, hal ini dilakukan berdasarkan nama bisnis/perusahaan yang menjadi klien-mu.

Setelah itu, kamu bisa mulai membuat ad accountcampaignad set, dan ad.

Di level campaign, kamu bisa menentukan objektif atau tujuan dari iklan yang akan kamu buat.

Apakah kamu lebih fokus ke brand awareness, meningkatkan traffic dan engagement, atau malah meningkatkan jumlah pemasangan aplikasi (app install).

Pada level ad set, kamu perlu fokus untuk menentukan bagaimana kamu ingin iklan dijalankan.

Di sini kamu perlu menentukan jenis audience berdasarkan demografis, biaya iklan, jadwal penayangan, serta pengaturan penempatan iklan (bisa di Facebook, bisa di Instagram, atau di keduanya).

Di bagian ad, kamu bisa mengatur bagaimana iklanmu ditampilkan.

Mulai dari pengaturan gambar, video, teks, dan bahkan opsi call to action.

Sebuah ad account dapat memiliki hingga 5.000 campaign, dan sebuah campaign dapat memiliki hingga 5.000 ad set, serta 50 ad untuk masing-masing ad set tersebut.

Biaya iklan untuk kedua platform ini ditentukan berdasarkan CPC (cost per click) dan CPM (cost per mille).

Bagikan Artikel ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top
×