Makanan berbasis ayam sampai saat masih menjadi makanan yang popular di Indonesia dan tidak ada matinya.
Salah satunya ialah ayam geprek. Ayam krispi yang dibalur dengan sambal ini sampai sekarang masih menjadi salah satu favorit banyak orang, baik itu anak muda maupun dewasa.
Hal ini yang membuat para penjual ayam geprek masih bertaburan di banyak tempat. Mulai dari penjual yag hanya menggunakan gerobak sampai pemilik resto besar memasukkan menu ayam geprek sebagai andalan restro tersebut.
di Indonesia, segala menu masakan yang berbasis sambal dari dulu sampai sekarang orang tak pernah bosan.
Artinya, bisnis ayam geprek sangat potensial untuk dikembangkan bisnis ayam geprek masih menjadi salah satu pilihan bagi pemula yang ingin membuka wirausaha.
Dilansir dari finansialku.com, meskipun bisnis kuliner merupakan salah satu yang cukup terdampak ketika pandemi, nyatanya lini bisnis ini masih mampu beradaptasi dan kembali juara.
Bisnis kuliner menjadi salah satu ide bisnis yang tidak boleh terlewatkan. Karena makanan merupakan salah kebutuhan pokok manusia.
Salah satu bisnis kuliner yang masih memiliki potensi berkembang pada tahun 2022 ialah ayam geprek.
Bisnis ayam geprek sendiri memiliki potensi pasar yang besar, karena ayam geprek bukan bisnis musiman serta cara mengolahnya pun tidak sulit.
Anda dapat dengan mudah memasak ayam geprek ini. Anda hanya perlu menggoreng ayam yang dicampur ke tepung. Setelah itu anda membuat sambalnya.
Bahan yang dibutuhkan untuk membuat sambal pun tidak sulit ditemukan. Hanya cabe, bawang, dan garam. Ketika sambal sudah siap, Anda dapat melumurkan sambal tersebut diatas ayam tepung yang sudah di geprek.
Sepanjang tahun 2019 dan 2020, ayam geprek menjadi salah satu menu yang sering dipesan di GoFood.
Karena selera masyarakat Indonesia suka makan yang ada sambalnya, menjadikan ayam geprek pilihan makanan yang paling sering dipesan.
Tak hanya itu, ayam geprek juga menu yang paling ringkas, dan tidak membutuhkan waktu yang lama untuk penyajiannya.
Dari segi keuntungan, bisnis ayam geprek memiliki potensi laba yang cukup menggiurkan.
Margin laba yang didapat dari ayam geprek terbilang cukup besar, bisa mendapatkan laba kotor 50% dari omzet.
Dari segi permodalan pun, bisnis ayam geprek dapat dimulai dengan modal yang relative terjangkau.
Sebut saja “Doyan Ayam”, kemitraan ayam geprek ini menawarkan banyak kemudahan untuk Anda apabila ingin membuka bisnis ayam geprek.
Bermodalkan mulai dari 12 juta, Anda sudah mendapatkan peralatan usaha lengkap yang terdiri dari booth, perlengkapan dan perlatan masak, mesin kasir, dan bahan baku awal.
Selain itu, apabila Anda belum memiliki basik dalam berwirausaha, Anda akan mendapatkan support dari tim.
Jika Anda dapat menemukan Doyan Ayam, Anda akan diajak merasakan keunikan ayam geprek yang dipadukan dengan berbagai macam rasa saus.
Jadi, jangan khawatir jika bergabung dengan doyan ayam.
Karena waralaba ini memiliki menu ayam geprek yang berbeda dari bisnis ayam geprek lainnya.













