Setelah puluhan tahun mengabdi di Dinas Kesehatan Banjarbaru, Bu Rusiana memutuskan untuk memulai babak baru dalam hidupnya. Siapa sangka, masa pensiun justru menjadi awal dari perjalanannya sebagai pengusaha kuliner lewat franchise Doyan Ayam Angsana.
Kini, outlet Doyan Ayam Angsana di Kabupaten Tanah Bumbu bukan hanya menjadi sumber penghasilan tambahan, tapi juga tempat favorit warga sekitar buat sarapan, makan siang, dan kumpul santai. Ini kisah lengkapnya.
Awal Mula Tertarik Franchise Fried Chicken
Bu Rusiana mengaku mulai tertarik menjalankan usaha karena cerita salah satu temannya yang sukses menjalankan bisnis fried chicken dan balik modal dalam waktu kurang dari setahun. Dari situlah, ia mulai mencari-cari franchise yang cocok untuk dirinya.
Setelah menimbang banyak opsi, pilihan jatuh ke Doyan Ayam Angsana. Bukan tanpa alasan, produk Doyan Ayam dikenal punya banyak varian saus yang beda dari brand lain, ditambah sudah punya ratusan outlet di Indonesia dan bahkan ekspansi ke Malaysia. Faktor ini membuat Bu Rusiana makin yakin bahwa ia memilih brand yang tepat.
Sempat Curiga Franchise Ini SCAM
Perjalanan membuka Doyan Ayam Angsana tidak langsung mulus. Di awal proses komunikasi, Bu Rusiana sempat khawatir dan bahkan mengira ini penipuan. Hal ini terjadi karena pesan yang ia kirim ke admin pusat baru dibalas tiga hari kemudian.
“Mohon maaf sekali, Bu Rusiana,” tulis admin, “karena banyaknya chat masuk, kami membalas satu per satu sesuai antrian.” Setelah komunikasi kembali lancar dan transparan, Bu Rusiana pun kembali yakin untuk lanjut.
Berani Ambil Langkah Besar Meski Belum Ada Lokasi
Salah satu keputusan paling berani Bu Rusiana adalah memberikan DP untuk franchise meski belum punya lokasi. Tapi menurutnya, langkah ini penting sebagai bentuk keseriusan.
Akhirnya, lokasi outlet Doyan Ayam Angsana didapat di Komplek Ansana – Desa Angsana, Jl. Propinsi KM 192, RT 02 RW 01, Kecamatan Angsana, Kabupaten Tanah Bumbu. Beliau langsung sewa jangka panjang karena merasa yakin dengan dukungan dari pusat—semua peralatan disiapkan, ada pelatihan langsung di lokasi, dan sistem operasional yang sudah matang.
Doyan Ayam Angsana, Tempat Favorit Baru Warga Sekitar
Outlet Doyan Ayam Angsana sekarang jadi tempat kuliner yang hits di Tanah Bumbu. Tempatnya nyaman, cocok buat berbagai momen: mulai dari sarapan sebelum beraktivitas, makan siang bareng keluarga, sampai nongkrong bareng teman.
Yang bikin makin spesial adalah rasa ayamnya. Banyak pelanggan bilang: crispy di luar, juicy di dalam, dan sausnya? Bikin nagih! Dengan menu andalan seperti ayam geprek, ayam crispy, combo hemat, dan berbagai pilihan saus, pengunjung punya banyak opsi buat eksplor rasa.
Harga Merakyat, Mulai dari Rp10 Ribuan
Di tengah harga ayam goreng yang melambung hingga Rp30.000 – Rp40.000 per porsi, Doyan Ayam Angsana justru tampil beda. Di sini, harga mulai dari Rp10 ribuan aja!
Menu hemat inilah yang bikin pelanggan balik lagi. Buat warga sekitar, ini bukan cuma soal makan enak, tapi juga solusi makan siang dan malam yang tetap ramah di kantong. Bahkan, anak-anak sekolah dan pekerja jadi pelanggan setia.
Dari Niat Baik Menjadi Bisnis Nyata
Apa yang dilakukan Bu Rusiana adalah bukti bahwa memulai bisnis nggak selalu butuh pengalaman. Kadang yang dibutuhkan hanya niat, keberanian, dan partner bisnis yang terpercaya. Franchise Doyan Ayam Angsana memberikan semua kebutuhan mitra—mulai dari bahan baku, peralatan, SOP, hingga pelatihan tim.
Dengan dukungan penuh dari tim pusat, Bu Rusiana bisa fokus membangun operasional dan pelayanan terbaik di outletnya.
Kesimpulan
Kisah Bu Rusiana bersama Doyan Ayam Angsana adalah inspirasi buat siapa pun yang ingin memulai usaha, terutama para pensiunan atau pekerja yang ingin punya sumber penghasilan tambahan. Dengan memilih franchisor yang punya sistem kuat dan produk yang disukai pasar, risiko bisnis jadi jauh lebih minim.
Kalau kamu juga ingin memulai bisnis kuliner seperti Bu Rusiana, bisa langsung kunjungi website franchise atau Whatsapp 0838-3106-5888 untuk info lebih lanjut.














