fbpx

Tentang Founder
DOYAN AYAM

Tiara Putri (Tengah)
Founder Doyan Ayam CV. Semangat Wirausaha (Doyan Group)

Sejarah Singkat Doyan Ayam

Sosok-sosok di balik suksesnya Doyan Ayam adalah serangkai sahabat yang terdiri dari Tiara Putri, Ridho Mahfudz, dan Dendi Herawan.

Tiara Putri berkat hobi memasak saat dimulai berkuliah di Stikosa AWS Surabaya berjalan sambil merintis Doyan Ayam pada Agustus 2016 dengan modal dapur rumah, instagram dan mitra ojek onlinenya. Menu Doyan Ayam pada saat itu sangat banyak, bahkan kepala dan ceker ayam juga ada.

Satu tahun kemudian, Agustus 2017, usaha ini semakin ramai pembeli baru dan banyak pelanggan yang sering melakukan pembelian ulang. Dari hampir keseluruhan menu Doyan Ayam 80% di dominasi menu ayam geprek yang paling favorit.

Dengan semakin banyaknya pelanggan, membuat Tiara semakin bingung mengatur usahanya karena tidak hanya fokus di produksi, namun juga melayani pelanggannya.

Disaat yang tepat, seorang sahabatnya saat sekolah menengah pertama, Dendi Herawan – jebolan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga, dengan pengalaman pendidikan dan pernah menjabat sebagai founder PT Inimedia Kreatif Indonesia (perusahaan teknologi) semasa kuliah hingga dinyatakan alumni, datang dan bekerja sama untuk membangun bisnis bersama Tiara di Doyan Ayam.

Atas pengetahuan dan pengalaman Dendi dalam berbisnisnya, canibalism produk dilakukan untuk menemukan satu lini produk yg dapat menjadikan ciri khas perusahaan yaitu Spesial Ayam Geprek.

Doyan Ayam mulai berjalan lebih ramai dan banyak di kenal pelanggan di Surabaya. Kebutuhan pasokan bahan makanan dan hubungan dengan supplier didunia makanan adalah hal baru yang dirasakan Dendi Herawan.

Karena sering salah hitung, membuat Dendi dan Tiara mencari solusi. Kesimpulannya, membutuhkan rekan untuk operasional.

Ridho Mahfudz, juga salah satu sahabat Dendi yang saat itu masih bekerja di retail ternama di Jakarta pun dihubunginya.

Singkat cerita, melalui panggilan telepon dengan pertanyaan “mau sampai kapan jadi pegawai? inilah momen milaneal menjadi inspirasi untuk menyebarkan manfaat dengan membuka peluang pekerjaan yang lebih untuk yg lain” membuat Ridho memutuskan untuk keluar dari zona nyamannya sebagai fresh graduate setelah lulus dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis di Universitas Jember dan bergabung menjadi bagian dari Doyan Ayam.

Dengan pengalamannya berhubungan dengan pasokan barang dan supplier, bersinergi membesarkan Doyan Ayam.

Desember 2017, Doyan Ayam membuka paket franchise untuk pengusaha yang mandiri dan berkeinginan kuat untuk berwirausaha cukup dengan memiliki instagram, modal terjangkau, dan minimal dapur rumahan.

Tak berapala lama, pada Maret 2018 sudah ada 12 (dua belas) outlet dari dapur rumahan, ruko, bahkan hingga foodtruck yang bergabung di Jakarta, Bogor, Tegal, Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Banyuwangi, Denpasar, hingga kota Barabai di Kalimantan Selatan.

Dengan harapan dapat membuka lapangan kerja baru yang lebih banyak, Doyan Ayam memiki optimisme untuk 100 mitra baru di Seluruh Indonesia 2018. Tanpa biaya franchise dan tanpa biaya marketing. Mari jadi bagian suksesnya!

Pemilik nomor handphone 0838-3106-5888 itu berkomitmen untuk terus berinovasi memberikan nilai tambah ke franchisee hingga konsumen dengan dapat mengenal dan menikmati produknya, menjadikan Doyan Ayam mudah ditemukan dimanapun, menjadikan bisnis Doyan Ayam mampu bertahan lama (suistanable) berkat inovasinya.

“Kami percaya sedikit lebih beda lebih baik daripada sedikit lebih baik, sukses kami adalah membuat mitra kami sukses dan pelanggan kami puas” pungkasnya.

Mau jadi bagian suksesnya?
Segera merapat ke Doyan Ayam

Scroll to top
×

Hello!

Klik salah satu marketing kami dibawah ini untuk tersambung via whatsapp atau kirim email waralaba@doyanayam.com

× Hubungi Kami via Whatsapp