Ketika Anda memutuskan untuk melakukan penjualan melalui e-commerce, tentunya Anda ingin toko online Anda memilik traffic dan konversi yang bagus.
Namun, bagi sebagian orang melakukan strategi pemasaran untuk e-commerce tentu tidak mudah.
Anda dapat menggunakan strategi e-commerce marketing agar traffic toko online Anda bagus dan dapat mengkonversi traffic tersebut menjadi transaksi pembelian oleh konsumen.
Kami akan memberikan beberapa ide yang dapat Anda lakukan untuk meningkatkan penjualan Anda:
1. Melakukan Upsell Produk
Upselling adalah mendorong konsumen untuk membeli produk yang lebih besar, lebih kuat, atau lebih banyak daripada produk awal yang konsumen pilih.
Dalam melakukan up selling, Anda bisa menggunakan konsep produk yang sama tapi grande ukuran dan manfaat berbeda, atau produk yang sama tapi dengan tambahan add-on penjualan.
Contoh ketika Anda menjual make-up, Anda dapat melakukan upselling dengan menawarkan paket bundling. Seperti menggabungkan produk mascara dengan eye-liner, atau bisa juga dengan produk-produk lainnya.
Anda dapat membuat customer mempertimbangkan membayar lebih murah, namun mendapatkan produk lebih banyak.
Namun, Anda harus mempertimbangkan hal ini ketika melakukan upselling, yaitu memastikan produk Anda yang lain berkaitan dengan produk yang ingin dibeli konsumen.
Produk Anda juga harus sesuai dengan kebutuhan asli konsumen.
2. Menggunakan fitur live chat customer
Live chat dapat menjadi jembatan Anda dengan customer Anda. Anda dapat melakukan percekapan langsung dengan konsumen sehingga Anda dapat menjawab dan membantu menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh costumer Anda.
Tak hanya itu, Anda juga dapat memperhartikan wishlist keranjang belanja customer Anda, hal ini bisa saja disebabkan karena mereka berubah pikiran, atau lupa untuk menyelesaikan transaksi mereka.
Nah, Anda dapat menggunakan fitur live chat ini untuk mengingatkan customer Anda dalam menyelesaikan transaksi mereka.
3. Antisipasi penjualan
Apabila Anda menginginkan untuk memperluas produk Anda, Anda harus mengevaluasi permintaan pasar. Anda juga harus melihat apakah hal tersebut sepadan dengan biaya yang Anda keluarkan.
Anda dapat menggunakan sistim pre-order untuk melihat seberapa banyak customer yang berminat pada produk Anda.
Sebagai contoh, Anda dapat mengatur produk yang akan rilis menjadi stok kosong, lalu Anda dapat menyalakan fitur “wishlist” atau “ingatkan jika produk tersedia”. Nah, Anda dapat mengetahui seberapa banyak respon customer Anda.
4. Manfaatkan SEO (Search Engine Optimization)
Cara yang paling tepat untuk menarik traffic customer adalah menggunakan SEO. SEO dapat memilih kata kunci yang tepat. Namun Anda harus memperhatikan konten Anda.
Konten Anda harus konten yang fresh, akan tetapi jika Anda merasa membutuhkan waktu untuk membuat konten baru, Anda dapat mengupdate konten lama Anda dengan menambahkan hal-hal yang relevan.














