Setiap kita memulai sebuah bisnis, tentu ada beberapa hal yang perlu kamu ketahui dan pikirkan.
Mulai dari konsep bisnis yang akan kamu terapkan, jenis produk atau jasa yang akan kamu jual beserta harganya, lokasi tempat bisnis, dan masih banyak lainnya.
Namun, ada satu hal penting lainnya yang biasanya cukup sering terlewatkan oleh banyak pebisnis baru, dan ini bisa menjadi kesalahan yang cukup fatal di saat kamu memulai bisnis.
Hal tersebut adalah target pasar.
Faktanya, sebuah bisnis akan sulit berkembang jika hanya mengandalkan penjualan dari orang-orang yang benar-benar membutuhkan produk atau jasanya.
Oleh karena itu, kamu wajib mengetahui siapa target pasar yang sesuai dengan konsep bisnis yang kamu rintis, dan menyesuaikan semua strategi bisnis dengan karakteristik target pasar tersebut.
Hari ini kita akan menyimak berbagai hal tentang target pasar agar kita bisa lebih siap memulai bisnis.
Pengertian Target Pasar
Target pasar adalah sekelompok orang di dalam masyarakat yang berpotensi menjadi pelanggan bisnismu.
Seperti telah disebutkan sebelumnya, orang-orang yang menurutmu akan menyukai dan membutuhkan produkmu, dan kemungkinan besar akan membelinya, adalah target pasar bisnismu.
Misalnya, bisnismu menjual mainan anak-anak, maka para orang tua dan anak-anak mereka adalah target pasar.
Manfaat Memiliki Target Pasar
Dengan adanya target pasar, maka kamu akan lebih mudah mengambangkan produk.
Tujuan pemasaran pun menjadi lebih jelas.
Kemudian pemakaian anggaran menjadi lebih efisien karena kamu sudah mengetahui produk apa yang disukai target pasar, dan media apa yang perlu digunakan untuk beriklan.
Lalu kamu juga lebih mudah dalam menghadapi kompetitor. Karena pada faktanya, tidak semua pebisnis melakukan riset target pasar secara detail.
Jika bisnismu melakukan dan menerapkan riset target pasar secara serius, bukan tidak mungkin bisnismu malah jadi jauh lebih unggul dari para kompetitor.
Cara Menentukan Target Pasar sebuah Bisnis
- Melakukan riset target pasar awal
Tidak ada salahnya jika kamu bisa menemukan hasil riset target pasar dari bisnis serupa, di wilayah yang sama.
Jika ternyata ada, kamu bisa membacanya dan dengan mudah mengetahui perkiraan target pasar secara lebih detail.
- Buat segmentasi target pasar
Dari data hasil riset dan perkiraan awal, kamu kini sudah memiliki beberapa jenis konsumen yang bisa kamu buat segmentasinya.
Kamu bisa menuliskannya dalam tabel Excel atau Google Sheet agar lebih mudah dibaca.
Di tahap ini, kamu sebenarnya sudah bisa melihat siapa saja target pasar bisnismu.
- Sesuaikan keunggulan bisnismu dengan target pasar
Selanjutnya, kamu bisa sesuaikan keunggulan produk bisnismu dengan apa yang dibutuhkan oleh target pasar.
Jika ada hal yang perlu kamu tambah atau ubah, sesuaikan perubahan tersebut terhadap tren yang ada, ya.
Dengan melakukan cara-cara tersebut, berarti kamu sudah bisa mengembangkan produk bisnis yang sesuai dengan kebutuhan target pasar.












