Dalam sebuah bisnis, penting bagi kita untuk melakukan promosi. Salah satunya melakukan promosi. Anda dapat memanfaatkan internet sebagai media untuk melakukan penjualan dan promosi produk Anda.
Dalam penjualan online, banyak strategi promosi yang bisa dilakukan.
Namun sebelum Anda sampai ke tahap menerapkan strategi promosi, Anda harus memahami dulu bagaimana membuat konten yang menarik untuk promosi Anda.
Arti kata konten adalah berasa dari bahasa inggris (baca : content) yang berarti informasi yang tersedia melalu media atau produk elektronik. Konten sendiri bisa disebarkan lewat berbagai medium, seperti Internet, televisi, Cd ataupun lain sebagainya.
Dapat dilihat, bahwa sebuah konten dapat menjadi bagian penting dalam sebuah media.
Dalam suatu bisnis, media yang kita gunakan dalam bentuk akun Official bisnis Anda atau E-Commerce Anda.
Nah, jika Anda merasa konten yang Anda buat belum dapat menarik target pasar, maka berikut tips yang dapat Anda gunakan:
1. Buat konten sesuai tren
Anda dapat mengakses Google Trends, untuk mengetahu apa yang saat ini sedang menjadi bahan perbincangan.
Setelah Anda menemukan, dan mengetahui tren tersebut Anda dapat menyesuaikan tren apa yang cocok dengan bisnis Anda.
Konten Anda akan menjadi lebih relevan daripada Anda membuat konten tanpa adanya research terlebih dahulu.
2. Harus sesuai target Audiens
Anda harus mengetahui siapa target Audiens Anda. Pastikan juga konten Anda mendefinisikan target Audiens Anda.
Contoh: apabila Anda berbisnis kuliner, dan target Anda semua umur, maka konten Anda harus menyesuaikan dengan Audiens Anda.
Konten marketing Anda harus berisikan tentang kuliner.
3. Mengatur ulang tujuan konten Anda
Anda dapat mengulang konten yang sudah Anda buat sebelumnya menjadi sesuatu yang lebih menarik.
Anda dapat menampilkan kembali dengan cara yang beda, akan tetapi mengandung info yang sama.
Anda dapat menghemat waktu, dengan melakukan cara ini.
4. Menerapkan prinsip Amati, Tiru, Modifikasi
Apabila Anda kehabisan ide, Anda dapat menerapkan prinsip Amati, Tiru, Modifikasi (ATM).
Namun yang perlu Anda perhatikan, Tiru ini bukan berarti meniru ide yang sama persis. Anda dapat memodifikasi sedemikian rupa agar tidak terkena plagiat.
5. Promosi dan distribusikan konten
Setelah Anda membuat konten, Anda dapat mendistibusikannya. Distribusi sendiri artinya Anda dapat meng-uploadnya di media sosial, blog, website dan channel promosi lainnya. Anda juga harus membuat konten secara rutin agar audiens lebih banyak didapat.
6. Konsisten
Konten yang Anda buat tidak harus berbentuk hard selling, bisa juga soft selling. Namun yang perlu Anda perhatikan adalah konsistensi.
Kunci agar audiens Anda mengenal produk Anda adalah konsistensi.












