Apa yang akan kita hadapi di masa depan akan selalu tidak bisa kita prediksi.
Oleh sebab itu, penting bagi kita untuk mempersiapkan dana darurat.
Apa sih dana darurat itu?
Dana darurat adalah salah satu sumber dana yang sangat penting bagi setiap orang.
Sejumlah uang yang sengaja dicadangkan oleh kita.
Dan tujuan dengan kita mempersiapkan dana darurat diperuntukkan keperluan yang sifatnya mendadak dan mendesak.
Contoh seperti sakit, kecelakaan, atau ketika sedang tidak memiliki penghasilan.
Dalam mempersiapkannya yuk kita simak tips di bawah ini, let’s check this out!
- Memisahkan rekening dana darurat dari rekening sehari – hari
Langkah pertama dilakukan untuk mempersiapkan dana darurat adalah memiliki rekening khusus dana darurat.
Hal ini penting untuk dilakukan.
Dengan tujuan agar dana darurat ini tidak bercampur dan tidak akan terpakai, atau tidak sengaja terpakai.
Kita juga bisa menaruh dan darurat ini di produk pasar uang, atau reksa dana.
Selain lebih menguntungkan dibandingkan menabung di rekening bank, dana tersebut juga otomatis terpisah dari rekening sehari – hari.
- Menentukan jumlah dana darurat yang dibutuhkan
Sebelum melakukan langkah ini, kita harus cek terlebih dahuulu pengeluaran rata – rata setiap bulannya.
Idealnya, saat kita belum berumah tangga (single), jumlah dana yang perlu dipersiapkan minimal 3 kali rata- rata pengeluaran bulanan.
Contoh, pengeluaran rata – rata bulanan Rp1,5 juta.
Maka kita harus mempersiapkan dana minimal Rp4,5 juta.
Contoh saat kita sudah menikah namun belum memiliki anak, jumlah dana yang dipersiapkan minimal 6 kali rata – rata pengeluaran bulanan.
Dengan rata – rata pengeluaran bulanan Rp5 juta.
Maka kita harus mempersiapkan dana minimal Rp30 juta.
Dan contoh saat kita sudah menikah dan memiliki 1 anak.
Jumlah dana darurat yang perlu kita dipersiapkan minimal 9 kali rata – rata pengeluaran bulanan.
Semakin banyak tanggungan, maka semakin besar juga dana darurat yang perlu kita persiapkan.
- Tentukan juga jangka waktu persiapan dana darurat
Kita bisa menentukan target waktu untuk mencapai target dana yang ingin kita persiapkan.
Dengan adanya target waktu, kita bisa lebih termotivasi untuk mencapainya.
Tidak masalah jika kita ingin memprioritaskan tabungan dana darurat terlebih dahulu.
Hal ini tentu akan membuat dana darurat lebih cepat terpenuhi sebelum memulai tujuan keuangan lainnya.
- Mencari penghasilan tambahan
Dengan mendapatkan penghasilan tambahan tentu target waktu akan lebih cepat tercapai.
Kita bisa mulai berbisnis kecil – kecilan, menjadi freelancer, dan lain sebagainya.
Yang hasilnya sebagian besar atau bahkan seluruhnya dialokasikan untuk dana darurat.
- Dana darurat hanya untuk hal yang mendesak
Setelah kita bisa mulai mengumpulkan dana darurat, tentu dalam menjalani nya akan banyak godaan.
Kita harus terus mengingatkan diri kita masing – masing untuk tidak menggunakan dana darurat kecuali untuk urusan mendesak.
Contoh, seperti kita sakit dan perlu masuk rumah sakit, perbaikan rumah karena bencana alam, dan lain sebagainya.
Jangan sekali – sekali kita tergoda untuk menggunakan dana darurat untuk liburan atau foya – foya.
Kita harus pintar – pintar untuk membedakan mana kebutuhan mendesak, dan mana kebutuhan yang bisa ditunda.
Atau bahkan kebutuhan yang hanya muncul karena keinginan kita saja.
Dengan adanya dana darurat, setidaknya kita bisa hidup lebih tenang jika dana ini juga aman.












