Orang indonesia memang paling suka makan pakai sambal, lebih nendang katanya. Namun, rupanya tren makanan pedas bukan cuma tentang sambal. Banyak kreasi pedagang kuliner yang membuat aneka makanan pedas makin digemari. Mulai dari makanan ringan sampai makanan berat, baik makanan lokal sampai luar negeri. Apa saja itu? Ini dia daftarnya!
10 Tren Makanan Pedas yang Bikin Ngiler
Survei Sosial Ekonomi Nasional 2022 yang dirilis oleh Kementerian Pertanian membuktikan bahwa orang Indonesia memang gemar sekali makanan pedas. Dalam survei tersebut, rata-rata orang Indonesia makan hampir 4,5 kg cabai per tahun! Mindo curiga cabainya dipakai buat bikin makanan-makanan ini deh…
1. Seblak
Makanan ini sudah populer di Jawa Barat sejak tahun 1990-an dan sekarang tersebar hampir di semua daerah. Seblak sendiri terbuat dari kerupuk basah yang dimasak dalam kuah yang pedas dan berempah. Namun, seblak jaman now sudah banyak mengalami inovasi dan ditambah berbagai isian, mulai dari baso, sosis, mi, sayuran, sampai ceker ayam.
2. Tahu Jeletot
Sesuai namanya, tahu jeletot memang bikin mata melotot. Bagaimana tidak, kalau tahu isi atau tahu berontak biasanya berisi sayuran atau bihun, tahu jeletot isinya didominasi dengan cabai—meskipun ada juga yang masih menyertakan sayuran. Tapi gorengan memang nggak pernah fail, jadi jangan heran kalau penggemarnya banyak banget.
3. Bakso Mercon
Nah, kalau bakso sering dipilih sebagai comfort food karena kuahnya yang ngaldu tapi tetap ringan, bagaimana dengan bakso mercon? Yakin masih mau disebut comfort food? Tren makanan pedas yang satu ini dimulai dari Garut, dimana bakso isi sambal disajikan bareng kuah pedas. Nampol nggak tuh?
4. Oseng Mercon

Orang Jogja yang suka cita rasa manis, ternyata juga bisa bikin olahan oseng mercon yang sekarang populer dimana-mana. Oseng mercon sendiri terbuat dari bahan dasar daging sapi, kikil, atau tetelan yang dimasak dengan bumbu rempah plus cabai rawit dalam jumlah banyak. Tapi asli ini nagih banget!
5. Sate Taichan

Bukan orang Indonesia namanya kalau nggak kreatif. Kalau sate biasanya disajikan dengan bumbu kacang plus kecap, lain halnya dengan sate taichan yang dimakan bareng sambal pedas. Tak lupa ada perasan jeruk yang bikin aromanya makin wangi!
6. Mi Lidi

Selain makanan berat, tren makanan pedas juga mendominasi makanan ringan. Salah satunya adalah mi lidi yang populer sejak era 90-an. Kalau dulu makanan ini identik dengan anak sekolahan, sekarang mi lidi sudah banyak dijual dengan konsep yang lebih modern. Bareng kawan-kawan lainnya, seperti makaroni, basreng, keripik kaca, dan keripik usus.
7. Mi Pedas Level
Tanpa sebut merek, kamu pasti udah tahu kan kalau ada mi pedas level yang ramainya minta ampun? Meskipun tidak bisa lagi dibilang pendatang baru, nyatanya mi yang level pedasnya bisa dipesan sesuai selera ini nggak pernah mati penggemar. Maka jangan heran kalau merek-merek baru terus bermunculan.
8. Pangsit Chili Oil

Makanan bernuansa chilli oil memang sedang hype dan salah satunya adalah pangsit chilli oil. Namun, kalau kamu mengira ini hidangan baru, kamu keliru. Soalnya, makanan ini sudah ada sejak lama di China, dikenal dengan nama liang fen. Kamu termasuk penggemarnya?
9. Cheese Buldak
Demam Korea bukan cuma pada drama dan musiknya, tapi juga makanannya! Inilah cheese buldak, ayam goreng pedas khas Korea yang biasanya dimakan bareng dengan keju mozarella leleh. Rasa pedas cheese buldak ini dihasilkan dari campuran cabai bubuk, cabai kering, dan juga gochujang. Pantesan pedasnya nampol banget, ya?
10. Ayam Geprek
Terakhir, ada makanan favorit Mindo sejak zaman kuliah sampai sekarang. Apalagi kalau bukan ayam geprek! Makanan yang satu ini mulanya diciptakan secara tidak sengaja oleh pedagang ayam krispi di Jogja, tapi sekarang malah sukses menjadi salah satu comfort food-nya warga +62.
Nah, kalau Mindo sendiri punya ayam geprek favorit, apa lagi kalau bukan Doyan Ayam! Di sini pilihan menunya banyak, bisa request saus aneka rasa, tambah side dish, dan ada pilihan minuman juga hidangan penutup yang nikmat pol.
Yuk, buruan mampir ke outlet Doyan Ayam terdekat, siapa tahu ketemu Mindo di sana!














