Dibanding model bisnis lainnya, franchise memang menawarkan tingkat pertumbuhan yang lebih cepat sehingga membuat banyak orang berpikir bahwa bisnis franchise cepat balik modal. Padahal itu juga tergantung usaha Anda. Percuma beli waralaba terbesar di dunia kalau operasionalnya ditelantarkan.
Namun, bagi Anda yang sedang mencari inspirasi, ada beberapa kategori franchise yang tergolong cepat balik modal. Tentu tak jauh-jauh dari urusan perut dan kebutuhan sehari-hari. Apa saja ya kira-kira?
9 Ide Bisnis Franchise yang Cepat Balik Modal
1. Laundry

Dalam beberapa tahun terakhir, franchise laundry bermunculan dimana-mana. Terutama di kota-kota besar yang masyarakatnya tak punya banyak waktu untuk mengerjakan sendiri pekerjaan rumahnya.
Bisa dibilang ini adalah ide bisnis win-win-solution untuk situasi zaman sekarang. Pemilik franchise cepat balik modal karena jasanya laris manis dan pelanggan pun terbantu urusannya.
Contoh franchise laundry yang bisa Anda pertimbangkan di antaranya adalah Mr Klin, Super Wash, Simply Fresh, dan banyak lagi lainnya.
2. Ekspedisi
Kalau Anda sering belanja online, pasti sudah nggak heran kenapa jasa ekspedisi termasuk dalam daftar franchise yang cepat balik modal. Dengan perubahan perilaku konsumen yang serba digital, jasa ekspedisi adalah salah satu sektor bisnis yang “kecipratan” untungnya.
Maka dari itu, kamu bisa mempertimbangkan membeli waralaba seperti SiCepat, Anteraja, Lion Parcel, dan sebagainya. Investasi awalnya tidak terlalu besar lho, ada yang mulai dari 5 jutaan aja!
3. Minimarket
Nah, kalau franchise yang satu ini memang butuh modal yang cukup besar untuk membeli merek waralabanya. Untuk sekelas Indomaret dan Alfamart, biaya waralaba yang dikenakan mulai dari 500 juta hingga 1 miliar. Namun, dengan nama besar yang mereka miliki, Anda bisa balik modal dalam waktu kurang dari 5 tahun.
Terus kalau tak punya modal tak sebesar itu? Tenang masih ada waralaba lokal seperti Lotte Grosir, LeuMart, atau Homart yang hanya bisa dimulai dengan investasi awal mulai dari 60 jutaan.
4. SPBU
Bahan Bakar Minyak (BBM) termasuk salah satu kebutuhan yang tidak bisa dipisahkan dalam mobilitas sehari-hari. Meski harga minyak dunia naik turun, permintaan terhadap bahan bakar cenderung stabil.
Nah, kalau Anda sedang mencari rekomendasi franchise cepat balik modal, SPBU alternatifnya. Meski modal awalnya terbilang fantastis, tapi bisnis ini pasti balik modal. Menurut perhitungan para ahli, butuh waktu 3-5 tahun untuk mencapai titik impas.
5. Air Isi Ulang
Bisnis air isi ulang semakin populer seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan dan sumber air bersih. Semakin ke sini, semakin banyak orang paham bahwa tidak semua sumber air layak minum.
Itu kenapa, membeli franchise air isi ulang seperti Biru, Indofresh Water, atau Aquago bisa menjadi keputusan yang bagus. Untuk harga franchise-nya mulai dari 100 jutaan.
6. Kedai Kopi
Masuk ke urusan perut. Kalau kata anak zaman sekarang kopi adalah fondasi, alias belum lengkap rasanya memulai aktivitas kalau belum minum kopi.
Sejak beberapa tahun terakhir, franchise kopi lokal terus menjamur di kota-kota besar. Meski merek baru terus bermunculan, nyatanya kedai kopi ini tak pernah sepi pembeli. Bisa dibilang, setiap brand punya penggemarnya masing-masing.
Nah, daripada uangnya dipakai buat jajan kopi terus, coba deh pelajari peluang waralaba kedai kopi seperti Janji Jiwa, Kopi Tuku, Lain Hati, maupun kedai kopi lainnya yang membuka kesempatan waralaba.
7. Es Teh
Masih sahabatan sama kopi, ada tea-based drink yang juga tak kalah populer. Mulai dari Es Teh Poci sampai Es Teh Indonesia, ada banyak sekali franchise es teh yang bisa jadi pilihan kalau kamu berminat untuk menggeluti produk yang satu ini.
Karena harganya relatif lebih “friendly”, target pasar minuman berbasis teh memiliki pangsa pasar yang lebih luas. Mulai dari anak sekolahan sampai pekerja kantoran pun oke.
Belum lagi dunia per-teh-an ini semakin ramai dengan munculnya teh boba, Thai tea, teh tarik, dan banyak lagi jenis lainnya.
8. Makanan Selingan
Lini franchise yang satu ini juga terhitung cepat balik modal. Kebiasaan snacking agaknya sudah menjadi kebutuhan harian. Katanya sih kalau laper jadi nggak bisa mikir. Hmm… apa iya?
Tapi boleh juga kan fenomena ini kamu manfaatkan untuk membeli waralaba makanan selingan seperti Kebab Baba Rafi, Martabak San Francisco, Pisang S3, Gorengan Mantan, atau masih banyak lagi lainnya.
9. Makanan Berat
Nah, kalau makanan selingan nggak cukup untuk mengganjal perut, Anda bisa beralih ke makanan berat.
Salah satu franchise makanan berat yang patut Anda pertimbangkan adalah restoran ayam geprek. Produk yang satu ini meski tergolong baru, tapi mampu memikat hati.
Rasanya nggak neko-neko, aman banget untuk lidah orang Indonesia, dan yang paling penting sambalnya nggak ketinggalan. Nah, kalau kamu setuju, franchise Doyan Ayam harus menjadi top of mind restoran ayam geprek sebagai pilihan.
Selain memiliki menu ayam geprek original, Doyan Ayam juga memiliki banyak variasi saus yang menambah nafsu makan. Nggak heran kalau gerai ayam goreng yang satu ini selalu ramai tiap jam makan tiba.
Yuk, buruan cek pelajari skema kerja samanya di sini atau bisa juga menghubungi Mindo melalui nomor WhatsApp 0838-3106-5888 untuk konsultasi.
Baca Juga:
Sudah Terbukti! Ini Cara Meningkatkan Omset Bisnis Franchise
Franchise Terlaris 2024, Siap Jadi Ide Usaha Kuliner Pilihan!












